Internet dapat terasa lambat bahkan ketika tes kecepatan menunjukkan kecepatan tinggi karena tes kecepatan mengukur bandwidth maksimum di bawah kondisi ideal, bukan performa dunia nyata. Kegiatan-kegiatan setiap hari seperti browsing, streaming, atau gaming lebih bergantung pada latensi, kehilangan paket, waktu respon server, dan kemacetan jaringan, yang tidak sepenuhnya ditangkap oleh tes kecepatan. Isu seperti sinyal Wi-Fi yang buruk, perangkat overloaded, penggunaan data latar belakang, atau server lambat dapat menciptakan penundaan, membuat koneksi tampak sluggish meskipun secara teknis cepat mengunduh dan upload kecepatan.


Rujukan